KAJIAN EKOKRITIK DALAM CERPEN KONTEMPORER INDONESIA: REPRESENTASI KRISIS EKOLOGIS
Keywords:
ekokritik sastra, cerita pendek, sastra hijauAbstract
Krisis ekologis merupakan isu global yang direpresentasikan secara intensif dalam karya sastra kontemporer, termasuk cerita pendek (cerpen) di media massa yang berfungsi sebagai cermin realitas sosial sekaligus sarana kritik terhadap relasi manusia dan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis representasi krisis ekologis dalam cerpen. Terdapat tiga cerpen yang dianalisis menggunakan pendekatan ekokritik: “Kutukan Naga Jati” karya Tegus Striyo, “Mbah Ganyong dan Ratapan Pohon-pohon” karya Daruz Armedian, dan “Karbon Karbon” karya WS Djambak. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis teks, di mana korpus data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi terhadap cerpen-cerpen bermuatan isu lingkungan. Analisis dilakukan dengan menelaah manifestasi krisis ekologis konstruksi relasi manusia–alam, serta posisi ideologis teks terhadap eksploitasi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen-cerpen tersebut merepresentasikan krisis ekologis melalui narasi degradasi alam, konflik ekologis akibat aktivitas antropogenik, serta hilangnya nilai-nilai kearifan lokal dalam pengelolaan lingkungan. Penelitian ini menegaskan bahwa sastra memiliki peran strategis sebagai ruang kritik kultural dan instrumen dalam membangun kesadaran lingkungan kontemporer.
References
Arisandi, IB, & Marup, M. (2025). Analisis Ekokritik Terhadap Cerpen Kompas Tahun 2023: Realitas Krisis Ekologi. Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal , 5 (1). https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/arif/article/view/54260
Armedian, D. (2023, October 28). Mbah Ganyong dan Ratapan Pohon-Pohon. Jawa Pos. https://www.jawapos.com/cerpen/013169154/mbah-ganyong-dan-ratapan-pohon-pohon
Buell, L. (1995). The Environmental Imagination: Thoreau, Nature Writing, and the Formation of American Culture. Harvard University Press.
Dewi, N. (2015). Manusia dan Lingkungan dalam Cerpen Indonesia Kontemporer: Analisis Ekokritik Cerpen Pilihan Kompas. LITERA. 14 (2). https://doi.org/10.21831/ltr.v14i2.7211
Djambak, W. S. (2023, December 17). Karbon Karbon. Media Indonesia. https://epaper.mediaindonesia.com/detail/korban-karbon
Garrard, G. (2023). Ecocriticism (3rd ed.). Routledge.)
Global Forest Watch. (2026). Indonesia Forest Loss Data 2002–2024. World Resources Institute.
Glotfelty, C., & Fromm, H. (Eds.). (1996). The Ecocriticism Reader: Landmarks in Literary Ecology. University of Georgia Press.
Hayati, N. (2022). Antologi Cerpen Tot Ziens, Rembang! Dalam Perspektif Ekokritik Sastra Endraswara. Jurnal Pendidikan dan Penelitian. 1 (2). https://doi.org/10.56707/jedarr.v1i2.117
Hayati, N. (2022). Ekokritik dalam Antologi Cerpen Tot Ziens, Rembang!: Relasi Harmonis Manusia dan Alam. Jurnal Bahasa dan Sastra. 22(1). https://doi.org/10.56707/jedarr.v1i2.117
Heise, U. K. (2016). Imagining Extinction: The Cultural Meanings of Endangered Species. University of Chicago Press.
IPCC. (2023). Climate Change 2023: Synthesis Report. Intergovernmental Panel on Climate Change.
Juanda. (2018). Fenomena Eksploitasi Lingkungan dalam Cerpen Koran Minggu Indonesia Pendekatan Ekokritik. Aksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(2).
Karlina, Elsa Mulya. (2025). Ekokritisisme Dalam Cerpen Kontemporer Indonesia: Menelusuri Jejak Sastra Hijau. PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran. 3 (2). https://doi.org/10.58540/pijar.v3i2.851
Karlina, E. M. (2025). Ekokritisisme dalam Cerpen Kontemporer Indonesia: Deforestasi, Polusi, dan Konflik Lahan. PIJAR: Jurnal Bahasa dan Sastra, 5(1).
Nixon, R. (2011). Slow Violence and the Environmentalism of the Poor. Harvard University Press.
Nurinsani, W. F., Heryati, Y., & Laeli, W. (2025). Analisis semiotika Pierce pada film animasi Pororo terhadap penanaman nilai karakter pada anak. Jurnal Metrum, 3(1), 12–25.
Nuthihar, R. (2023). Nilai profil pelajar pancasila dan kajian makna dalam cerpen Kompas. Jurnal Metrum, 1(1), 1–10.
Satriyo, T. (2024, June 16). Kutukan Naga Jati. Kompas. https://www.kompas.id/artikel/kutukan-naga-jati
Sibarani, R. (2012). Kearifan Lokal: Hakikat, Peran, dan Metode Tradisi Lisan. Asosiasi Tradisi Lisan.
Setiyoningsih, Titi; Suwandi, Sarwiji; Wardani, Nugraheni E.; Ulya, Chafit; Setyawan, Eko; dan Zulianto, Sugit (2024) “Representasi Dampak Krisis Ekologi dalam Sumur, Cerpen Karya Eka Kurniawan. Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya. 52, (2). https://doi.org/10.17977/um015v52i22024p147
Tim Peneliti ARIF. (2025). Analisis Ekokritik terhadap Cerpen Kompas tahun 2023: Representasi Krisis Ekologi faktual Indonesia. ARIF: Jurnal Kajian Sastra dan Budaya, 9(1).
UNEP. (2025). Global Environment Outlook 7: Transforming the World Through Environmental Action. United Nations Environment Programme.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia. (2025). Environmental Outlook Indonesia 2025. WALHI.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Metrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.









