REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM NOVEL GADIS KRETEK KARYA RATIH KUMALA: KAJIAN FEMINISME SASTRA

Authors

  • Naila Karima Izzati UIN Sunan Gunung Djati Author
  • Adelia Aprilianti UIN Sunan Gunung Djati Author
  • Miss Fatimah Wani UIN Sunan Gunung Djati Author
  • Wardah Laeli Universitas Pendidikan Indonesia Author
  • Yeti Heryati UIN Sunan Gunung Djati Author

Keywords:

Perempuan, feminisme, patriarki, eksistensi, Gadis Kretek

Abstract

Penelitian ini membahas representasi perempuan dalam novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala menggunakan pendekatan feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk keterkungkungan perempuan dalam budaya patriarki serta perjuangan tokoh perempuan dalam memperoleh kebebasan dan eksistensi diri. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik baca dan catat. Data penelitian berupa kutipan dialog dan narasi yang berkaitan dengan kehidupan tokoh perempuan dalam novel. Analisis dilakukan menggunakan konsep feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir, yaitu the Other, immanence, dan transcendence. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh perempuan dalam novel mengalami berbagai bentuk tekanan patriarki, seperti subordinasi, pembatasan peran sosial, dan domestikasi perempuan. Tokoh Purwanti digambarkan sebagai perempuan yang masih terkungkung dalam immanence karena hidup dalam tekanan sosial dan budaya patriarki. Tokoh Rukayah menunjukkan konflik eksistensial melalui pergulatan identitas dan usahanya mempertahankan kebebasan diri di tengah tuntutan masyarakat. Sementara itu, Dasiyah menjadi tokoh yang paling dominan mencapai transcendence karena mampu melampaui batas patriarki melalui keberanian, kemandirian, dan keterlibatannya dalam dunia usaha kretek. Penelitian ini menunjukkan bahwa teori feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir relevan digunakan untuk mengkaji perjuangan perempuan dalam sastra Indonesia karena mampu menjelaskan posisi perempuan dalam budaya patriarki dan proses perempuan dalam mencapai kebebasan eksistensial. 

References

Adella, S., Siahaan, E. M., Fazira, N. R., & Daulay, M. A. J. (2025). Eksistensi perempuan dalam serial Gadis Kretek: Kajian feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 10(2), 612–632. https://doi.org/10.36709/bastra.v10i2.1305

Azzahra, N. (2022). Eksistensi perempuan dalam novel Jumhuriyyatu Ka’anna karya Alaa Al-Aswany: Kajian feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. Middle Eastern Culture & Religion Issues, 1(2), 116–132. https://doi.org/10.22146/mecri.v1i2.6382

Briantiningsih, A., & Sumartini. (2025). Eksistensi perempuan dalam novel Ragam Ni Si Marian karya Kartini Sjahrir: Kajian feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(2), 720–738. https://doi.org/10.23960/simbol.v13i2.982

De Beauvoir, S. (2019). The second sex. Routledge.

Hamid, R. A. (2024). Eksistensi perempuan dalam novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma: Feminisme eksistensial Simone de Beauvoir. Nuances of Indonesian Language, 5(2). (Catatan: Tambahkan nomor halaman jika ada)

Jannah, N. A. M., & Annisa, F. (2024). Female characters’ resistance to domestication in the Netflix film Gadis Kretek series: Simone de Beauvoir’s feminism studies. Jogjakarta Communication Conference (JCC) Proceedings. (Catatan: Tambahkan nama penerbit atau URL prosiding jika ada)

Karana, S., Sinaga, M., & Mustika, T. P. (2024). Diskriminasi gender terhadap perempuan dalam series Gadis Kretek. Basataka: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7(2). https://doi.org/10.36277/basataka.v7i2.604 (Catatan: Tambahkan nomor halaman jika ada)

Luthfi, L. (2023). Toleransi di Baitul Maqdis pada masa peradaban Islam. Jurnal Metrum, 1(1), 20–29.

Munaris, M., & Nugroho, J. S. (2021). Feminisme eksistensialis dalam novel Drupadi karya Seno Gumira Ajidarma. LITERA, 20(2), 299–312. https://doi.org/10.21831/ltr.v20i2.41926

Muyassaroh, M. (2021). Dimensi gender dalam novel-novel Indonesia periode 1920–2000-an berdasarkan kajian kritik sastra feminis. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7(2), 366–387. https://doi.org/10.22219/kembara.v7i2.16558

Nurinsani, W. F., Heryati, Y., & Laeli, W. (2025). Analisis semiotika Pierce pada film animasi Pororo terhadap penanaman nilai karakter pada anak. Jurnal Metrum, 3(1), 12–25.

Pranowo, Y. (2013). Identitas perempuan dalam budaya patriarkis: Sebuah kajian tentang feminisme eksistensialis Nawal El Sa’adawi dalam novel Perempuan di Titik Nol. MELINTAS, 29(1), 56–78. https://doi.org/10.26593/mel.v29i1.266.56-78

Riangtobi, Y. D. U., Andim, W. Y., & Subandi, Y. (2025). Perempuan dalam budaya patrilineal di Nusa Tenggara Timur menurut teori The Second Sex Simone de Beauvoir. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(7), 466–473. https://doi.org/10.60126/jim.v3i7.1102

Sella, M. (2025). Representasi konflik sosial dan gender dalam novel Rumah untuk Alie karya Lenn Liu perspektif sosiologi sastra [Disertasi doktoral, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu]. Repositori Institusi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. http://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/5452

Sitompul, S. J., Kesha, C. N., Rizki, J., Rismawati, & Syafrizal. (2024). Kesantunan berbahasa dalam percakapan antar dosen di perguruan tinggi. Jurnal Metrum, 2(2), 124–133.

Downloads

Published

2026-06-02