TRAUMA MASA KECIL DAN TRANSFORMASI KEFAS DI SURAT UNTUK MASA MUDAKU
Keywords:
psikologi sastra, dinamika kejiwaan, trauma masa kecil, perubahan kepribadianAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena trauma masa kecil dan luka batin yang mempengaruhi perkembangan kepribadian seseorang hingga usia dewasa, sebagaimana direpresentasikan dalam film Surat Untuk Masa Mudaku . Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dinamika kejiwaan tokoh Kefas dan faktor-faktor yang melatarbelakangi perubahan karakternya menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis konten melalui pendekatan psikologi sastra dan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Data penelitian berupa 9 dialog utama yang menampilkan konflik batin, perubahan karakter, dan perkembangan emosional tokoh Kefas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada awal cerita, kepribadian Kefas didominasi oleh komponen id yang termanifestasi melalui perilaku agresif serta defensif sebagai bentuk mekanisme pertahanan diri terhadap trauma masa lalu. Seiring berjalannya narasi, perubahan karakter tokoh mulai terjadi yang dipengaruhi oleh faktor internal berupa peningkatan kesadaran diri, faktor serta eksternal berupa kehadiran figur penolong yang memberikan dukungan emosional secara konsisten untuk membantu ego menyelaraskan kebutuhan psikologisnya. Pada fase dewasa, trauma yang belum semuanya terselesaikan sempat termanifestasi kembali dalam perilaku overprotektif terhadap keluarganya, sebelum akhirnya Kefas mampu mencapai titik penerimaan diri dan keselarasan batin yang utuh. Dengan demikian, dinamika kejiwaan tokoh Kefas menunjukkan transformasi yang fluktuatif dari kondisi psikologis defensif yang mengarah ke fase yang lebih adaptif dan matang. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa proses pemulihan luka batin masa lalu merupakan sebuah rekonstruksi kepribadian yang berjalan tidak linier dan memerlukan pengaturan psikologis yang panjang
References
Annisa, Fitrah, Y., & Saputra, A. B. (2026). Eksistensi tokoh utama dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo: Kajian feminis-eksistensialis. Jurnal Bastra, 11(2), 572–580
Endani, S., Adiyadmo, D. A., & Yusra, D. (2026). Rasionalisasi sebagai strategi pertahanan ego remaja dalam film Ancika: Dia yang Bersamaku 1995 (Analisis psikoanalisis Freud). BASTRA: Bahasa dan Sastra, 1488–1496
Freud, S. (2018). Seksualitas dan Psikologi Neurosis. (Terjemahan). Yogyakarta: Jendela.
Minderop, A. (2013). Psikologi Sastra: Karya Sastra, Metode, Teori, dan Contoh Kasus. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Pradopo, R. D. (2013). Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Prawira, P. A. (2018). Psikologi Kepribadian dengan Perspektif Teoretis. Jakarta: ArRuzz Media.
Rahman, A., Haryanto, B., & Kusuma, D. (2019). Dinamika Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel Sastra Kontemporer: Kajian Psikologi Sastra. Jurnal Bahasa dan Sastra, 7(2), 115-125.
Ratna, N. K. (2015). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rosyidah, N., & Farisyi, A. (2025). Pengaruh Hubungan Sosial Terhadap Transformasi Karakter Tokoh dalam Karya Sinema Indonesia. Jurnal Kajian Sinema dan Budaya, 12(1), 45-58.
Wellek, R., & Warren, A. (2014). Teori Kesusastraan. (Terjemahan Melani Budianta). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Metrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.









